Wah, Ada Batu yang Tidak Bisa Dihancurkan di Ponorogo

Ponorogo – Seorang kakek di Ponorogo menemukan batu yang tak lazim di pekarangan rumahnya. Siapa sangka, batu itu ternyata tak bisa dihancurkan.

Batu itu ditemukan saat sang kakek yang bernama Mbah Sikin (75) akan membangun rumah. Saat meratakan tanah, ia menemukan sebuah batu.

“Awalnya saya kira batu biasa, tapi dihancurkan tidak bisa. Dilinggis pun tidak rusak, karena kuat saya simpan,” terang Mbah Sikin kepada detikcom saat dijumpai di rumahnya, Jumat (14/4/2018).

Mbah Sikin mengaku menemukannya sejak tahun 1968. Namun karena tak bisa dihancurkan itulah, ia hanya menyimpan batu berbentuk kubus berukuran 40 cm x 40 cm x40 cm itu di rumahnya.

Selama itu pula batu ini dijadikan sebagai penyangga tempat penampungan air oleh warga warga Dusun Tumpuk, Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo tersebut.

Tak hanya itu, bapak dua anak ini juga mengungkapkan di sekitar tempat penemuan batu tersebut juga ada tumpukan batu bata. Mbah Sikin dan warga sempat menduga jika tumpukan batu bata adalah bebatuan dari zaman kerjaan.

Hal ini juga terlihat dari bentuknya yang tampak berbeda dari batu bata masa kini karena batunya lebih besar dan tebal.

Namun tumpukan batu bata itu kini juga hanya dibiarkan begitu saja di halaman rumah Mbah Sikin. Sejak ditemukan, baik Mbah Sikin maupun warga di sekitarnya memang tak berani mengutak-atik batu-batu itu karena sama-sama tak bisa dihancurkan.

Batu apakah gerangan?

Leave a Comment