Rendah, Partisipasi Industri dalam Program Citarum Harum

Partisipasi kalangan industri di Kabupaten Karawang dalam pembiayaan program Citarum Harum sangat kecil. Padahal, di daerah lumbung padi tersebut terdapat sejumlah kawasan industri yang di dalamnya ada ribuan perusahaan besar.

“Dari ribuan industri di Karawang, yang mau menyisihkan keuntungannya untuk perbaikan kualitas air Citarum, kurang dari 10 perusahaan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) setempat, Wawan Setiawan, saat dihubungi, Kamis, 12 April 2018.

Menurut dia, perhatian kalangan industri dalam perbaikan lingkungan hidup di sekitarnya sangat minim, apalagi untuk Citarum. Padahal, peran serta pihak swasta dalam program Citarum Harum sangat diharapkan pemerintah.

Disebutkan, anggaran dari Pemerintah Daerah guna menunjang program itu belum bisa disalurkan sesuai harapan. Sebab, masih banyak program-program lainnya yang juga membutuhkan anggaran besar.

Oleh sebab itu, lanjut Wawan, Pemkab sangat berharap kalangan industri dapat menyiapkan dana CSR lebih besar, khususnya untuk sektor lingkungan hidup. “Tentunya, kami juga tidak mengabaikan CSR untuk sektor lain, seperti kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Dikatakan, DLHK tidak bisa memaksa kalangan swasta untuk membatu sepenuh pembiayaanProgram Citarum Harum. Namun, pihaknya akan mencoba mengajak sejumlah perusahaan untuk ikut membantu dan mensukseskan program tersebut.

“Ada enam sektor Citarum yang ingin kami pada tahun ini.  Tetapi karena anggaran terbatas, kami berupaya mengajak kalangan industri untuk ikut membantu, ” katanya.

Leave a Comment